Scale Up Marketplace, Optimasi Seller atau Buyer dulu?

buyer atau seller duluan?

Banyak yang galau ketika membangun marketplace, apakah mencari buyer dahulu atau membangun vendor/seller dahulu? Keduanya berkaitan satu-sama lain. Ini sama halnya seperti egg & chicken, mana yang lebih dahulu diciptakan.

Mungkin banyak sebagian orang akan menjawab vendor dahulu yang harus dicari karena vendorlah yang memiliki produk atau SKU. Seller tidak akan bisa beli jika belum ada produk atau istilahnya “apa yang bisa dibeli oleh buyer jika tidak ada vendor yang menjual produk?”.

Namun, pernahkah Anda berfikir di posisi vendor? Jika vendor diajak kerjasama untuk berjualan di marketplace yang kita bangun, mungkin pertanyaan mendasar yang mereka lontarkan adalah “apa untungnya jika saya jadi seller di situs marketplace xxx jika belum ada pembeli atau tidak ramai?”. 

Saat pertama kali membangun marketplace, kita tidak bisa memilih salah satu. Keduanya sangat diperlukan dalam ekosistem marketplace. Saran dari penulis adalah bangun keduanya sekaligus secara bersamaan.

Bagaimana cara membangun seller & buyer secara bersamaan? Ajak kerjasama calon vendor-vendor dengan berbagai event & program promo. Boost program promo dalam waktu bersamaan untuk para buyer, lakukan promosi online (organic & paid marketing channel). Buat audience Anda aware bahwa ada promo menarik di situs marketplace Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *