Mudik? Gunakan Nissan Terra!

Nissan seringkali mengeluarkan mobil-mobil berukuran besar yang cocok digunakan untuk keluarga dengan jumlah tujuh hingga sepuluh orang. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi para konsumen yang malas membeli mobil lain untuk bepergian, cukup dengan Nissan saja maka semua kebutuhan dapat terpenuhi.

Nissan Terra adalah salah satu produk terbaru dari Nissan. Terra merupakan sebuah SUV yang memiliki dimensi besar, desain yang keren, serta interior yang nyaman. Berada di kelas yang sama dengan Fortuner, Pajero Sport, Mu-X, tidak membuat Terra sepi peminat. Bahkan beberapa bulan terakhir mobil ini menunjukkan perkembangan penjualan yang signifikan.

Kenapa Nissan Terra dipilih oleh masyarakat? Pertama, kapasitas besar. Mobil ini dapat menampung setidaknya enam sampai delapan orang dalam keadaan penuh dengan barang bawaan di bagasi, benar-benar sangat besar dan nyaman untuk perjalanan jauh. Kedua, aman dan nyaman. Dilengkapi dengan berbagai fitur keren seperti Airbag, kamera 360, sabuk pengaman pretensioner, membuat Terra selalu aman digunakan. Ketiga, banyak fitur menarik. Terra menghadirkan fitur-fitur unik didalamnya sehingga penumpang betah berada didalam mobil meskipun sedang mengalami kemaceta parah.

Tunggu apalagi, cepat dapatkan Nissan Terra-mu sekarang.

Merawat Wiper Nissan Serena

Cuaca yang tidak menentu terkadang membuat kita bingung ingin mencuci mobil atau tidak, karena memang banyak terjadi kejadian hujan turun ketika mobil sudah dicuci sampai mengkilap. Malah membuat malas si pemilik mobil untuk kembali membersihkannya. Tetapi, ada juga orang yang setelah mencuci mobil, malah meggunakannya untuk jalan-jalan, dan akhirnya terkena hujan juga.

Biasanya, mobil yang berukuran besar membuat pemiliknya malas mencuci jika sudah terkena hujan, apalagi jika digunakan ketika sedang perjalanan jauh, seperti Nissan All New Serena yang memiliki dimensi besar, dan tentunya nyaman untuk digunakan jarak jauh.

Salah satu komponen fast moving yang menjadi aspek utama dalam menghadapi cuaca hujan adalah wiper, sebuah karet penyapu yang berada di kaca bagian depan dan belakang. Karet ini berfungsi untuk menyapu air yang ada di kaca agar pengemudi bisa melihat dengan jelas apa yang ada di depannya.

Nah, bagaimana cara merawat wiper Serena yang baik dan benar? Pertama, bersihkan karet wiper dua kali seminggu. Berguna untuk merawat kaca sekaligus membersihkan wiper dari kotoran. Kedua, jangan menggunakan cairan pengkilap ban. Ini dapat mengurangi kemampuan sapuan wiper. Ketiga, jangan angkat wiper ketika parkir. Ternyata hal ini membuat karet wiper menjadi keras karena tidak ada tekanan ke kaca mobil.

Kena Banjir? Cek Kondisi Nissan Elgrand-mu!

Jakarta mulai memasuki musim hujan pada beberapa bulan terahir. Terbukti dengan titik-titik banjir yang mulai terlihat di sebagian daerah. Hal ini tentunya meresahkan para pemilik kendaraan yang tidak sempat menyelamatkan mobil mereka sehingga besar kemungkinan mobilnya pasti mengalami kerusakan. Lazimnya terkena engine knockdown karena air masuk ke putaran mesin.

Salah satu penyebab mesin bisa kemasukan air adalah knalpot yang dibiarkan terbuka, sehingga air deras bisa masuk ke saluran pembuangan tersebut, dan memaksanya naik ke bagian mesin. Ini dapat membuat mobil tiba-tiba mogok ketika digunakan.

Untungnya, Nissan Elgrand terbaru sudah dilengkapi dengan teknologi Catalytic Converter yang berfungssi untuk menyaring gas buang. Teknologi ini membuat air yang masuk melalui knalpot dapat tertahan disana, tidak masuk ruang mesin. Cukup dengan memanaskan mobil, maka air ini akan berubah menjadi uap.

Akan tetapi, para pemilik kendaraan tetap harus mengecek komponen mobil mereka. Khususnya di bagian ECU, lalu komponen listrik lainnya. Radiator, Kompressor AC juga harus dicek jika mobil mengalami kebanjiran.

Tambahan Fitur Keselamatan Suzuki S-Cross

Kehadiran Suzuki pada ajang IIMS 2019 tidak hanya untuk membawa Suzuki Carry yang dianggap telah tutup usia. Ternyata Suzuki juga membawa beberapa perubahan baru terhadap beberapa produk mereka. Salah satunya adalah SX4 S-Cross, SUV keren dari Suzuki ini mendapatkan beberapa tamabahan fitur keselamatan. Diharapkan fitur ini dapat menambah kenyamanan serta rasa aman dari si pengemudi sendiri.

Mobil dengan taksiran harga cukup murah ini, 270 Jutaan, sekarang memiliki fitur keselamatan baru. Seperti Radar Brake Support II. Fitur terbaru ini berfungsi mendeteksi kendaraan di depan, memberi peringatan, dan melakukan pengereman secara otomatis jika pengemudi mengalami kaget dan tidak fokus menekan rem.

Fitur tersebut sedikit mirip dengan apa yang sudah diterapkan oleh mobil-mobil pabrikan Jepang lainnya.

Tidak hanya Radar Brake Support saja, tambahan lain adalah jumlah Airbag, yang awalnya hanya bagian depan saja, sekarang ditambah menjadi samping depan dan tirai. Memanjang dari sisi samping supir hingga ke belakang. Adaptive Cruise Control juga turut hadir dalam versi S-Cross 2019 ini.

Dari segi harga, tentunya tidak mengalami perubahan, tetap di kisaran 270 Juta Rupiah saja. Masih sangat layak dibeli bagi semua orang yang senang melakukan perjalanan jarak jauh.

Toyota Daur Ulang Suzuki Baleno?

Dunia maya sedang heboh karena munculnya produk Toyota terbaru yang memiliki bodi mirip sekali, persis bahkan, dengan Suzuki Baleno terbaru yang sekarang menggunakan desain Hatchback. Baleno Hatchback terbaru ini memang tampil unik dan menyasar pasar yang agak berbeda dibandingkan Baleno sedan terdahulu.

Menurut sumber yang beredar, Toyota Glanza, nama yang santer terdengar untuk Suzuki rebadge ini, tampil persis sama dengan Baleno. Hanya saja Glanza mengambil desain dan fitur-fitur dari Baleno versi tertinggi, sehingga kemungkinan memiliki harga yang lebih mahal.

Toyota Glanza sepertinya hanya dijual di India saja, tidak akan masuk ke pasar Indonesia. Karena jika masuk ke Indonesia, kemungkinan akan bersaing sengit dengan Baleno, yang seharusnya menjadi saudara sesama desain.

Untuk tampilan interior, hingga saat ini belum ada bocoran lebih lanjut mengenai bagian dalam Glanza, apakah mirip total dengan Baleno atau mendapatkan perubahan berbeda.

Biaya Perawatan Suzuki Ignis

Suzuki Ignis, salah satu mobil kompak berukuran kecil yang sering terlihat di jalanan. Meskipun memiliki bodi mirip dengan saudaranya, Suzuki Karimun, Ignis tampil lebih sporti dan kekinian, tidak seperti Karimun yang mempertahankan desain klasiknya.

Ignis hadir sudah cukup lama di Indonesia, terhitung mulai sejak 2016 lalu. Mobil yang hadir dengan dua pilihan transmisi ini tentunya memiliki harga yang tidak terlalu mahal. Hanya sekitar 200 Jutaan saja.

Untuk biaya servis dan perawatan, mobil ini tidak terlalu mahal layaknya mobil-mobil kota lainnya. Kurang lebih servis yang harus dilakukan terhadap mobil ini mulai dari 10.000km hingga 100.000km.

Biaya servis dibagi dalam beberapa jenis, jika dalam interval 10.000km, 30.000km, dan 50.000km, servis meliputi oli mesin sebanyak 4liter, lalu filter oli, gasket. Biaya yang dikenakan kurang lebih Rp 358.000 saja. Cukup murah untuk kisaran Ignis kecil ini.

Selanjutnya, 20.000km per 12 bulan, biayanya lebih tinggi menjadi Rp 736.000. Meliputi oli mesin, gasket, filter oli, busi, oli transmisi.

Terakhir adalah jangka waktu 40.000 km per 24 bulan. Biaya yang dikenakan lebih tinggi mencapai satu juta rupiah. Meliputi oli, gasket, filter oli, busi, oli transmisi, filter udara, minyak rem, engine coolant.

Suzuki Ignis, salah satu mobil kompak berukuran kecil yang sering terlihat di jalanan. Meskipun memiliki bodi mirip dengan saudaranya, Suzuki Karimun, Ignis tampil lebih sporti dan kekinian, tidak seperti Karimun yang mempertahankan desain klasiknya.

Ignis hadir sudah cukup lama di Indonesia, terhitung mulai sejak 2016 lalu. Mobil yang hadir dengan dua pilihan transmisi ini tentunya memiliki harga yang tidak terlalu mahal. Hanya sekitar 200 Jutaan saja.

Untuk biaya servis dan perawatan, mobil ini tidak terlalu mahal layaknya mobil-mobil kota lainnya. Kurang lebih servis yang harus dilakukan terhadap mobil ini mulai dari 10.000km hingga 100.000km.

Biaya servis dibagi dalam beberapa jenis, jika dalam interval 10.000km, 30.000km, dan 50.000km, servis meliputi oli mesin sebanyak 4liter, lalu filter oli, gasket. Biaya yang dikenakan kurang lebih Rp 358.000 saja. Cukup murah untuk kisaran Ignis kecil ini.

Selanjutnya, 20.000km per 12 bulan, biayanya lebih tinggi menjadi Rp 736.000. Meliputi oli mesin, gasket, filter oli, busi, oli transmisi.

Terakhir adalah jangka waktu 40.000 km per 24 bulan. Biaya yang dikenakan lebih tinggi mencapai satu juta rupiah. Meliputi oli, gasket, filter oli, busi, oli transmisi, filter udara, minyak rem, engine coolant.

Diatas adalah beberapa biaya yang harus diperhatikan jika membeli Suzuki Ignis. Hal ini tentu harus diperhatikan terlebih jika membeli Ignis seken.

.

Suzuki Carry Menolak Punah

PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) mengejutkan khalayak pengunjung IIMS 2019. Ternyata, Carry, salah satu produk Suzuki yang dikabarkan sudah tutup usia, tidak diproduksi, muncul kembali di ajang ini. Dengan tampilan yang lebih baru, lebih segar dan mesin yang tentunya lebih optimal.

Desain terbaru dari Suzuki Carry ini berdasarkan konsep “ILMU.” Yaitu Irit bahan Bakar, Lama umur pakai, Muat banyak, dan Untung diujung. New Carry mengedepankan kenyamanan berkendara dan memaksimaklan fungsinya sebagai kendaraan niaga. Dimensi lebih besar, kabin lebih nyaman, mesin lebih bertenaga.

Sekarang, Carry terbaru ini menggunakan mesin dengan kapasitas 1.5L dengan dimensi yang lebih besar. Panjang 4m, lebar 1.6m, dan tinggi 1.8m. Kemampuan untuk membawa barang pun turut bertambah menjadi satu ton, sehingga muatan bisa lebih banyak dengan biaya pengiriman yang lebih sedikit.

New Carry PickUp hadir dengan harga yang cukup murah tentunya. Berada di kisaran 150 Jutaan, tentu saja mobil ini akan menjadi pilihan utama bagi para pedagang.

Modifikasi Velg Suzuki Grand Vitara

Modifikasi menjadi hobi banyak pemilik mobil. Mobil apapun, dengan harga apapun, pasti akan mendapatkan modifikasi meskipun hanya tempelan stiker atau ganti warna saja. Memang, aliran modifikasi memiliki berbagai macam resep dan aturan, sehingga setiap era memberikan model tersendiri dalam dunia modifikasi mobil.

Salah satu bagian yang paling sering dimodifikasi adalah velg dan roda mobil. Dua komponen ini dianggap sebagai salah satu yang paling cepat dan tepat untuk mendongkrak penampilan. Hampir semua tipe mobil lebih memilih untuk menggunakan velg lebar sebagai modifikasinya, salah satunya adalah Grand Vitara. Tampilan SUV kompak membuat Vitara sangat cocok menggunakan velg besar, terlihat lebih kokoh.

Beberapa langkah harus dilakukan sebelum langsung mengganti velg dan roda. Diantaranya adalah sesuaikan ukuran ban dengan kemampuan mobil, pilih velg maksimal 3 inci dari ukuran pertama, sesuaikan lebar ban dan velg, ganti shockbreaker dan anti roll bar.

Tips Merawat Wiper Suzuki APV

Cuaca hujan sekarang sudah tidak bisa diprediksi akan turun di bulan berapa. Hampir beberapa minggu dalam satu bulan pasti akan mengalami cuaca hujan baik itu lebat maupun hujan gerimis biasa. Keadaan seperti ini tentu saja harus diwaspadai, terlebih bagi para pemilik mobil yang menggunakan mobil setiap detik.

Banyak pengemudi mobil yang tidak mengetahui bahwa air hujan tidak hanya merusak cat mobil, tetapi juga berpengaruh pada karet wiper dan jendela mobil, khususnya di bagian depan. Air hujan yang turun ternyata bisa membuat karet wiper menjadi keras dan malah merusak kaca mobil jika terus digunakan.

Ada beberapa cara untuk merawat kaca depan dan wiper mobil. Hal ini berlaku untuk semua mobil, terlebih yang setiap saat digunakan. Seperti Suzuki APV misalnya. Mobil APV besar ini biasa digunakan untuk antar jemput anak sekolah, sehingga harus siap segala kondisi dan cuaca.

Salah satu cara untuk merawat wiper dan jendela mobil ini adalah dengan tidak langsung mencuci karet wiper dengan shampo mobil. Cukup siram dengan air bersih dan lap permukaan karet, biarkan air mengering dengan cara ditegakkan posisinya. Setelah itu, berikan pelumas di bagian poros agar tidak terjadi aus wiper.

Batas Waktu Mengendarai Mobil

Indonesia mulai memasuki musim bulan puasa, dimana pada momen ini bengkel pasti sudah mulai ramai, terlebih pada minggu-minggu terakhir bulan puasa. Karena banyak sekali keluarga yang memanfaatkan momen tersebut untuk silaturahmi kerumah keluarga besar masing-masing. Kita mengenal ini dengan nama “Mudik.” Kegiatan tahunan ini tentu saja harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari kesiapan fisik dan mental pengemudi, hingga kualitas mobil yang perlu diperhatikan, karena tidak sedikit pula kecelakaan yang terjadi pada momen tersebut.

Sebagai kendaraan yang paling banyak digunakan pada momen mudik, tentu saja pengemudi harus cukup beristirahat, tidak bisa memaksakan fisik. Terlebih mobil pun juga harus diistirahatkan, sebagai contoh Suzuki Karimun Wagon R. Karimun mungil ini setidaknya harus istirahat dua hingga empat jam. Kesempatan ini dapat digunakan oleh pengemudi dan penumpang untuk melakukan senam kecil, atau perenggangan badan.

Aturan mengenai istirahat sudah tertuang dalam Pasal 90 UU No.22 2009. Pengemudi diperbolehkan mengemudi selama empat jam secara terus-menerus, setelah itu istirahat 30 menit atau lebih. Mengapa hanya 4 jam? Berdasarkan penelitian menyebutkan manusia akan mengalami microsleep ketika berkendara lebih lama dari waktu yang ditentukan, sehingga resiko kecelakaan akan lebih besar.

Modifikasi Ertiga, Keren!

Indonesia Modification Expo 2018 lalu dikejutkan dengan kehadiran All New Ertiga modifikasi. Mobil ini mencuri perhatian dari para pengunjung karena decal dan striping yang digunakan olehnya, salah satunya adalah Jakarta Sneaker Day, yang kebetulan memang bekerjasama dengan Suzuki Indomobil Sales (SIS).

All New Ertiga hasil racikan dua brand besar ini menggunakan bemper depan dan belakang yang sangat mencolok, lalu LED serta airbrush agar terlihat lebih sporti. Tidak hanya eksterior saja yang diubah sedemikian rupa, dari sisi interior pun turut diubah, menggunakan warna coklat muda sebagai warna utama, lalu putih dan lis merah di bagian jok serta pintu. Sangat keren dan terasa anak muda.

Turut datang dalam acara tersebut, Harold Donnel sebagai 4W Brand Development & Marketing Research PT SIS. Beliau mengapresiasi para konsumen dan calon konsumen yang setia menggunakan produk Suzuki, khususnya para pengguna Ertiga.

“Kami harap, ajang ini bisa menjadi inspirasi bagi para modifikator untuk mengulik tampilan produk Suzuki, khususnya bagi pemilik Ertiga, karena sangat fleksibel untuk dimodifikasi.”