Batas Waktu Mengendarai Mobil

Indonesia mulai memasuki musim bulan puasa, dimana pada
momen ini bengkel pasti sudah mulai ramai, terlebih pada minggu-minggu terakhir
bulan puasa. Karena banyak sekali keluarga yang memanfaatkan momen tersebut
untuk silaturahmi kerumah keluarga besar masing-masing. Kita mengenal ini
dengan nama “Mudik.” Kegiatan tahunan ini tentu saja harus dipersiapkan dengan
baik, mulai dari kesiapan fisik dan mental pengemudi, hingga kualitas mobil
yang perlu diperhatikan, karena tidak sedikit pula kecelakaan yang terjadi pada
momen tersebut.

Sebagai kendaraan yang paling banyak digunakan pada momen mudik, tentu saja pengemudi harus cukup beristirahat, tidak bisa memaksakan fisik. Terlebih mobil pun juga harus diistirahatkan, sebagai contoh Suzuki Karimun Wagon R. Karimun mungil ini setidaknya harus istirahat dua hingga empat jam. Kesempatan ini dapat digunakan oleh pengemudi dan penumpang untuk melakukan senam kecil, atau perenggangan badan.

Aturan mengenai istirahat sudah tertuang dalam Pasal 90 UU
No.22 2009. Pengemudi diperbolehkan mengemudi selama empat jam secara terus-menerus,
setelah itu istirahat 30 menit atau lebih. Mengapa hanya 4 jam? Berdasarkan penelitian
menyebutkan manusia akan mengalami microsleep
ketika berkendara lebih lama dari waktu yang ditentukan, sehingga resiko
kecelakaan akan lebih besar.

Modifikasi Ertiga, Keren!

Indonesia Modification Expo 2018 lalu dikejutkan dengan
kehadiran All New Ertiga modifikasi. Mobil ini mencuri perhatian dari para pengunjung
karena decal dan striping yang digunakan olehnya, salah satunya adalah Jakarta
Sneaker Day, yang kebetulan memang bekerjasama dengan Suzuki Indomobil Sales
(SIS).

All New Ertiga hasil racikan dua brand besar ini menggunakan bemper depan dan belakang yang sangat mencolok, lalu LED serta airbrush agar terlihat lebih sporti. Tidak hanya eksterior saja yang diubah sedemikian rupa, dari sisi interior pun turut diubah, menggunakan warna coklat muda sebagai warna utama, lalu putih dan lis merah di bagian jok serta pintu. Sangat keren dan terasa anak muda.

Turut datang dalam acara tersebut, Harold Donnel sebagai 4W Brand Development & Marketing Research PT SIS. Beliau mengapresiasi para konsumen dan calon konsumen yang setia menggunakan produk Suzuki, khususnya para pengguna Ertiga.

“Kami harap, ajang ini bisa menjadi inspirasi bagi para
modifikator untuk mengulik tampilan produk Suzuki, khususnya bagi pemilik
Ertiga, karena sangat fleksibel untuk dimodifikasi.”

All New Ertiga Laris Manis di GIIAS Surabaya

GIIAS Surabaya 2019 menjadi pembuktian Suzuki Indomobil Sales (SIS) dapat mencapai target penjualan. Acara yang berlangsung pada 27 Maret hingga 7 April ini dimanfaatkan oleh Suzuki Indonesia yang membuka booth disana, bertemakan “Urban Sporty Gear.” Digunakannya tema ini ternyata berhasil menarik perhatian dari para pengunjung acara tersebut, serta akhirnya dapat melampaui target penjualan melalui jajaran kendaraan Suzuki yang ramai digunakan.

Tercatat bahwa All New Ertiga menjadi yang paling laris
dalam acara ini. Terjual sebanyak 339 unit, atau kurang lebih 39% dari total
penjualan.

4W Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales, Makmur, berkata bahwa dalam acara ini Suzuki berhasil menjual 869unit kendaraan, jauh melampaui target yang hanya setengahnya, 400an unit.

“Capaian positif ini tidak lepas dari kehadiran All New
Ertiga serta berbagai penawaran dan promo spesial yang kami berikan saat GIIAS
Surabaya 2019 berlangsung.” Ucap beliau.

Perlu diketahui, bukan hanya All New Ertiga saja yang dijual
di ajang GIIAS, tetapi juga beberapa mobil andalan Suzuki lainnya seperti Carry
Pick Up, Ignis, SX4, S-Cross, dan banyak lagi.

Tips Charging Handphone di Mobil Sirion Anda

Sudah banyak mobil era sekarang yang memiliki berbagai macam
fitur unik, seperti AC yang dapat mengikuti kondisi kabin mobil, lampu yang
otomatis mengikuti kontur jalanan, bahkan hingga mobil yang bisa menyetir
sendiri. Banyaknya fitur-fitur unik ini tentu saja membantu para pemiliknya
agar lebih nyaman dalam menggunakan mobil tersebut.

Fitur lain yang sudah mulai digunakan di berbagai tipe dan jenis mobil, adalah fitur charging atau pengisian baterai handphone anda didalam kabin mobil. Salah satu mobil yang menggunakan fitur ini adalah Daihatsu Sirion. Sirion keren ini memiliki fitur charging yang cukup baik sehingga baterai handphone cepat terisi.

Akan tetapi, masih banyak pihak yang kadang takut
menggunakan fitur ini karena banyak kabar burung. Padahal, sebenarnya melakukan
charging handphone di mobil adalah
sesuatu yang aman dilakukan. Proses charging
ini sebenarnya hanya mengalirkan listrik melalui lubang lighter, yang biasanya digunakan untuk menyalakan rokok, dialirkan
kepada baterai handphone. Selama listrik mobil tidak naik-turun, praktek ini
sudah pasti aman.

Kegiatan tersebut tidak tanpa resiko, tetap ada resiko yang mengintai dari kegiatan charging didalam kabin mobil. Diantaranya adalah listrik tidak stabil malah merusak baterai handphone. Selain itu, mobil pun secara tidak langsung akan mengalami gangguan listrik, seperti aki yang error, atau malah rpm meter rusak.

Kenapa Tidak Boleh Menyalakan Lampu Kabin di Malam Hari?

Apakah anda sering bertanya-tanya mengapa lampu kabin tidak
boleh dinyalakan di malam hari? Banyak penumpang dan pengendara mobil yang
terkadang masih bingung kenapa tidak boleh melakukan hal tersebut, terlebih jika
anak mereka mulai rewel dan memainkan lampu kabin, orang tua harus memberi penjelasan
yang tentunya mudah dipahami, seperti lampunya cepat rusak, atau alasan lain.

Tetapi, sebenarnya memang tidak boleh menyalakan lampu kabin pada malam hari karena terdapat aturan-aturan yang mengatur hal ini. Meskipun sudah diatur, masih banyak pengendara bandel yang menyalakan lampu kabin, seperti pengendara Gran Max BV yang terkadang menyalakan lampu untuk mengecek kabin mereka, padahal mobil dalam keadaan berjalan. Hal ini tentu saja tidak boleh dilakukan.

Lalu, alasan apalagi yang menyebabkan lampu kabin tidak boleh dinyalakan? Pertama, menyesuaikan penglihatan pada malam hari. Hal ini dilakukan karena pupil mata akan bereaksi secara cepat ketika ada cahaya, yang seharusnya fokus di jalanan, malah berpencar fokus. Kedua, menjaga privasi didalam mobil. Banyak orang yang tidak ingin dilihat aktivitasnya didalam mobil mereka. Ketiga, mengganggu konsentrasi pengendara lain. Karena seperti alasan pertama, mata akan fokus ke titik cahaya yang lebih besar, sehingga kemungkinan kecelakaan akan lebih besar.

Lima Tipe Aki di Pasaran

Banyaknya tipe aki mobil yang dijual, terkadang membuat bingung bagi beberapa pengguna. Terlebih bagi mereka yang memang tidak terbiasa mengurus mobil karena selalu diserahkan kepada pihak ketiga, seperti bengkel, atau bahkan supir pribadinya. Padahal, ada tipe aki yang tidak bisa digunakan di mobil tipe tertentu, ada aki yang bisa digunakan di segala mobil, ada juga tipe aki yang dapat digunakan di segala kondisi.

Salah satu contoh penggunaan tipe aki yang salah adalah ketika Gran Max Minibus, mobil yang biasa digunakan untuk keperluan antar jemput sekolah, menggunakan aki kalsium. Bukannya bagus, malah aki Gran Max tersebut berakibat fatal terhadap mesin karena efek listriknya terlalu besar.

Lalu, apa saja tipe aki yang diproduksi dan dijual di
pasaran? Berikut adalah lima tipe aki tersebut.

  1. Aki
    Basah, tipe aki yang banyak digunakan dan dijual di pasaran. Gran Max Minibus
    tentunya lebih cocok menggunakan aki tipe ini daripada tipe yang lain.
  2. Aki
    Kering, aki yang tidak sepenuhnya kering, tetapi lebih kepada bebas perawatan
    atau maintenance free, sehingga
    memiliki harga yang lebih mahal dengan umur yang lebih panjang.
  3. Aki
    Kalsium, aki ini menggunakan material kalsium di dua kutubnya. Tingkat
    penguapan minim serta daya tahan baterai tinggi, membuat aki ini lebih mahal
    tentunya.
  4. Aki
    Hybrid, aki gabungan antara aki biasa atau basah dengan aki kalsium. Tipe aki
    ini jarang dijual dan ditemukan di pasaran umum, setidaknya harus import ke
    negara tetangga. Begitupula mobil yang menggunakan aki ini, masih jarang.
  5. Aki
    Gel, tidak seperti yang lain, aki ini menggunakan gel, sehingga tidak memiliki
    kadar korosif, juga tidak akan tumpah. Akan tetapi, penggunaannya masih
    terbatas pada kendaraan tertentu saja, sehingga tidak dijual bebas.

Diatas adalah lima tipe aki yang sudah diproduksi. Pilihlah
jenis aki yang tentunya cocok dengan kendaraan anda.

Penyebab Terios Overhat

Kegiatan memanaskan mesin mobil memang hal yang lumrah
dilakukan, baik untuk kendaraan tua dan kendaraan baru. Karena mau tidak mau,
hal ini telah menjadi semacam budaya bagi para pemilik kendaraan, meskipun
mobil yang dimilikinya tidak wajib untuk dipanaskan di pagi hari.

Pada saat dipanaskan, temperatur mesin mobil akan naik, dari C atau Cold, menjadi H atau Hot. Hal ini tentu saja wajar mengingat mesin memang “dipanaskan,” akan tetapi hal ini menjadi tidak wajar ketika mobil sedang digunakan, dan jarum temperatur menanjak naik secara tiba-tiba. Sebagai contoh, mobil Terios yang sedang digunakan tiba-tiba mengalami overheat, padahal mobil tersebut belum digunakan dalam waktu yang lama dan jarak yang jauh.

Ternyata, penyebab overheat ini bisa berasal dari beberapa komponen, yang terkadang luput dari pandangan. Oleh karena itu, kita harus sering mengecek komponen-komponen tersebut agar tidak terjadi kerusakan di kemudian hari.

Komponen apa saja yang dapat menyebabkan temperatur mobil
tiba-tiba naik? Pertama, Radiator. Kondisi radiator yang kurang baik dapat
mengakibatkan temperatur mobil naik secara tiba-tiba. Kedua, Oli. Oli yang
kurang baik kualitasnya, dapat mempengaruhi suhu mesin ketika digunakan, oli
kualitas rendah tidak akan mampu menghadapi panas mesin mobil, sehingga terjadi
penguapan. Ketiga, Tali Kipas rontok. Tali kipas atau V-Belt yang sudah mulai
aus atau hampir putus, dapat mengakibatkan mesin tidak berputar dengan baik.
mengakibatkan piston macet, silinder bengkok, dan lain sebagiannya.

Penyebab Sigra Susah Menyala

Populasi mobil kelas LCGC atau Low Cost Green Car, sudah mulai bertambah khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan lainnya. Mobil dengan harga murah serta konsumsi bensin yang lebih efisien ini banyak diminati oleh kalangan muda dan keluarga kecil. Karena memang pada dasarnya, mobil LCGC ditujukan untuk mengurangi populasi sepeda motor, karena dirasa sering membawa barang berlebihan dan sering terjadi kecelakaan berkat hal itu.

Mobil LCGC yang banyak digunakan oleh masyarakat salah satunya adalah Daihatsu Sigra. Mobil dengan ukuran yang cukup lapang ini menjadi yang paling sering digunakan untuk keperluan “angkutan online.” Tidak hanya itu, mobil ini tentunya memiliki desain yang sama dengan Calya. Sering disebut juga “Kembar Sigra&Calya.” Akan tetapi, penggunaan Sigra yang berlebihan dapat mendatangkan penyakit yang berat. Salah satunya adalah starter dinamo rusak.

Biasanya, ada dua sebab utama ketika starter dinamo tersebut
rusak. Pertama, memaksa dinamo bekerja. Tidak sedikit pengendara mobil yang
memaksa untuk menyalakan mobil pada momen tertentu. Hal ini berakibat pada
dinamo menjadi panas, berpotensi untuk membakar komponen lain pada mesin. Cara pencegahannya
adalah dengan tidak memaksa starter dinamo menyala terus menerus. Diamkan beberapa
saat, baru coba nyalakan kembali.

Kedua, Carbon Brush pada starter dinamo sudah mulai habis. Jika
sudah terjadi, mau tidak mau memang harus mengganti dinamo tersebut.

Ketiga, Aki mulai bermasalah. Suplai listrik yang lemah ke
bagian dinamo mengakibatkan mobil susah menyala. Ini bisa terjadi karena listrik
didalam aki yang sudah mulai habis, sehingga memang harus diganti.

Sekilas Toyota Vios

Populasi mobil taksi di Indonesia sangatlah beragam. Salah satunya
adalah Toyota Limo yang merupakan kembaran dari Toyota Vios. Mobil sedan
ekonomis ini menjadi salah satu armada yang banyak digunakan oleh beberapa merk
taksi. Tidak hanya perawatan yang mudah dan murah, tetapi juga akselerasi serta
handling yang cukup mudah bagi para pengemudi pemula. Toyota Vios menjadi salah
satu pilihan yang cocok karena hingga saat ini masih didukung oleh Toyota
secara operasional, dari sisi suku cadang, maupun pembaharuan produk.

Toyota Vios mulai ramai digunakan pada tahun 2009 dimana mobil ini memiliki bentuk yang agak gendut. Sebenarnya, Vios mengambil desain dari Camry, yang pada saat itu juga memiliki bentuk yang besar di bagian tengah. Vios hadir bagi keluarga yang ingin menggunakan sedan tetapi malas dengan dimensi yang panjang dan lebar, karena biasanya tipe-tipe sedan memiliki bentuk yang cukup panjang dan lebar, menggambarkan tingkat elegan seseorang.

Mobil berdimensi kecil ini memiliki konsumsi bensin yang cukup
hemat untuk ukuran sedan, serta kapasitas bagasi yang luas, tidak menganggu kursi
belakang yang cocok diisi 3 orang penumpang. Total kapasitas penumpangnya
mencapai 5 orang.

Toyota 86 Mendapatkan Versi Terbaru

Toyota GT86, atau yang lebih dikenal dengan Toyota 86, akhirnya akan mendapatkan versi terbarunya. Salah satu cabang Toyota Eropa mengatakan bahwa akan membuat mobil dua pintu ini secara penuh. Ini berarti Toyota 86 akan mendapatkan status ‘All New’ untuk di pasar Eropa.

Mobil ini dianggap menjadi salah satu model yang sukses untuk versi mobil sport Toyota, karena memiliki harga yang murah dan mesin yang tentunya tidak jelek. Kemunculan Toyota Supra juga tidak akan menggeser produksi 86 ke pasar Eropa. Perlu diketahi bahwa 86 generasi kedua ini juga akan berbagi desain dengan Subaru BRZ, sehingga kedua produk ini akan kembali berbagi sasis, mesin, dan desain.

Mendapatkan sinyalemen produksi baru, Toyota 86 ternyata
tidak memiliki angka penjualan yang tinggi di Amerika sendiri. Akan tetapi,
mobil ini dianggap sebagai maskot Toyota untuk menarik perhatian secara merk
dan menarik rasa emosional dari para calon konsumen. Sehingga 86 memang tidak ditargetkan
untuk dijual dalam jumlah tertentu, lebih kepada maskot semata.

Toyota Vellfire, Sejuta Kenyamanan

Toyota sebagai salah satu produsen mobil legendaris di Indonesia
selalu menciptakan kendaraan-kendaraan roda empat yang memenuhi keinginan para
konsumen. Salah satunya adalah memproduksi mobil yang cukup mahal dan digunakan
oleh VIP. Mobil berbentuk kotak ini seringkali berseliweran di jalanan Ibukota,
lengkap dengan pengawalan tinggi yang selalu menemaninya. Mobil ini adalah
Toyota Vellfire.

Vellfire, mobil yang menawarkan sejuta kenyamanan ini menjadi tanda prestis bagi setiap orang yang mampu membelinya. Karena selain memiliki harga yang cukup tinggi bagi banyak orang, Vellfire mewah ini juga memberikan fasilitas yang mumpuni. Seperti kursi pijat, lalu Cruise Control sehingga tidak perlu menekan tuas gas. Ada juga lampu depan yang otomatis dapat mengganti lampu besar atau lampu kecil. Benar-benar memiliki fasilitas dan fitur yang komplit.

Mobil seharga 1 Miliar Rupiah ini cocok bagi para konsumen
yang terbiasa melakukan perjalanan jarak jauh, tetapi tidak suka menggunakan pesawat.
Lebih ingin menikmati kemacetan di jalanan daripada kemudahan naik kereta.
Vellfire hadir bersama dengan kembarannya yang lebih mahal, yaitu Alphard.